BORNEONESIA.COM— Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, Erick Thohir, mengapresiasi peluncuran jersey baru Tim Nasional Indonesia hasil kolaborasi PSSI dengan Kelme di Plaza Utara Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (12/3).
Menurut Erick, desain jersey terbaru tidak hanya mempertahankan identitas warna merah putih, tetapi juga menghadirkan unsur budaya Indonesia melalui motif batik.
Ia menjelaskan, jersey kandang berwarna merah tetap menonjolkan identitas nasional dengan sentuhan motif yang terinspirasi dari tenun. Sementara itu, jersey tandang berwarna putih terlihat sederhana dari kejauhan, namun memiliki detail motif batik yang menjadi ciri khas ketika diamati lebih dekat.
Erick menegaskan, penggunaan batik dalam desain jersey merupakan bentuk penegasan identitas budaya Indonesia di kancah internasional.
“Kenapa pakai batik? Karena batik memang punya kita. Jangan sampai diklaim bangsa lain. Itu yang saya rasa patut diapresiasi, bahwa kita menonjolkan batik sebagai identitas Indonesia,” ujar Erick.
Selain aspek desain, Erick juga menyoroti kualitas jersey yang dinilai mendapat respons positif dari para pemain karena ringan dan nyaman digunakan. Ia menekankan, faktor performa tetap menjadi perhatian utama karena jersey tersebut akan digunakan dalam pertandingan internasional.
Jersey baru ini direncanakan mulai digunakan oleh Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday mendatang.
Erick berharap kehadiran pelatih baru, jersey baru, dan semangat baru dapat membawa energi positif bagi skuad Garuda.
“Pelatih baru, jersey baru, semangat baru. Tinggal hokinya baru atau tidak, nanti kita lihat,” kata Erick.
Ia juga menilai seluruh varian jersey, termasuk untuk penjaga gawang, memiliki desain yang menarik dengan warna mencolok dan corak yang unik. Bahkan, ia mengaku telah membeli seluruh varian jersey yang diluncurkan pada kesempatan tersebut.





